
Polman Bandung Gelar Workshop Pengajuan Izin Kerja Sama untuk Perkuat Tata Kelola Kerja Sama Internasional
October 8, 2026
Ketika UKM Drone Membawa Langkah Polman Bandung ke Panggung Internasional
October 8, 2026Bandung – Tim mahasiswa Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung meraih Decision Support Award dalam kompetisi tingkat nasional AI Open Innovation Challenge 2026 pada cabang lomba Manufacturing. Kompetisi yang diikuti 156 peserta dari 43 perguruan tinggi tersebut berlangsung pada periode 1 April hingga 25 September 2026.
Tim Polman Bandung terdiri atas Muhammad Putra Nugraha sebagai ketua, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Informatika Industri kelas 3AEC1, bersama tiga anggota, yaitu Lukita Falensia Marjan, Rahma Aulia Daffina, dan Taufik Nur Rohman. Tim tersebut dibimbing oleh Mohammad Harry Khomas Saputra, S.T., M.TI.
AI Open Innovation Challenge 2026 merupakan ajang yang mempertemukan kalangan akademisi, industri, dan profesional untuk mengembangkan solusi atas berbagai tantangan bisnis melalui pendekatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Kompetisi ini mendorong peserta untuk mengembangkan gagasan inovatif yang dapat diterapkan pada kebutuhan nyata industri melalui model, purwarupa, maupun solusi analitik bisnis.
Pada cabang Manufacturing, tim Polman Bandung mengembangkan SmartLine Innovation, sebuah solusi berbasis AI yang diarahkan untuk mendukung proses inspeksi dan pengambilan keputusan di sektor manufaktur. Melalui inovasi tersebut, tim memperoleh Decision Support Award sebagai salah satu capaian dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.
Muhammad Putra Nugraha mengatakan, keikutsertaannya dalam AI Open Innovation Challenge 2026 memberikan pengalaman dalam mengembangkan solusi AI yang tidak hanya berorientasi pada inovasi, tetapi juga menjawab permasalahan nyata di dunia industri.
“Kegiatan AI Open Innovation Challenge 2026 memberikan saya pengalaman berharga dalam mengembangkan solusi AI yang tidak hanya inovatif, tetapi juga mampu menjawab permasalahan nyata di dunia industri. Melalui SmartLine Innovation, saya belajar bagaimana mengubah ide menjadi solusi yang dapat membantu proses inspeksi dan pengambilan keputusan di sektor manufaktur,” ujar Muhammad Putra Nugraha.
Ia menambahkan, kesempatan untuk berkolaborasi, mempresentasikan inovasi, dan berkompetisi di tingkat nasional menjadi bagian penting dari proses pengembangan kemampuan tim, “Kesempatan untuk berkolaborasi, mempresentasikan inovasi, dan bersaing di tingkat nasional menjadi pengalaman yang sangat berarti, terlebih hingga mendapatkan Decision Support Award. Pencapaian ini semakin memotivasi saya untuk terus belajar dan mengembangkan inovasi AI yang dapat memberikan dampak nyata bagi industri Indonesia,” katanya.
Humas Polman Bandung




