
Polman Bandung Perkuat Kolaborasi Global dalam 2026 Annual Conference CITIEA di UGM
May 4, 2026Changsha, Hunan Province, 12 April 2026 — Direktur Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung), Bapak Darma Firmansyah Undayat, S.ST., M.T., menghadiri Higher Education Institutions Industrial Digitalization and Artificial Intelligence Innovation Conference & Industry-Education Integration Development Summit yang diselenggarakan di Changsha, Provinsi Hunan, Tiongkok.
Forum internasional ini mempertemukan pimpinan institusi pendidikan tinggi, pelaku industri, dan pakar teknologi dari berbagai negara untuk membahas percepatan transformasi digital di pendidikan tinggi, penguatan inovasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta integrasi yang lebih erat antara dunia pendidikan dan industri.
Changsha sendiri merupakan salah satu pusat pengembangan industri digital dan teknologi di Tiongkok, yang menjadi lokasi strategis bagi kolaborasi global di bidang industri cerdas dan pendidikan vokasi berbasis teknologi.
Dalam kegiatan tersebut, Polman Bandung menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tripartit bersama IROOTECH dan Wuhan Vocational College of Software and Engineering (WHVCSE). WHVCSE merupakan perguruan tinggi vokasi yang berlokasi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Institusi ini berada di bawah Pemerintah Kota Wuhan yang berfokus pada pendidikan vokasi berbasis teknologi, khususnya di bidang perangkat lunak, teknik manufaktur, elektronika, otomotif, serta ekonomi dan desain. IROOTECH merupakan perusahaan teknologi asal Tiongkok yang berfokus pada pengembangan Industrial Internet of Things (IIoT), kecerdasan buatan, serta platform transformasi digital industry. Dengan pengalaman lintas industri dan jangkauan internasional, IROOTECH aktif berkolaborasi dengan berbagai institusi untuk mendorong penerapan teknologi AI, big data, dan industri cerdas (smart manufacturing) di berbagai negara.
Kerja sama tripartit ini mencakup pengembangan pendidikan vokasi berbasis industri digital, implementasi kecerdasan buatan dalam pembelajaran, serta penguatan link and match antara institusi pendidikan dan kebutuhan industri global.
Selain penandatanganan MoU, Polman Bandung juga mengirimkan empat mahasiswa untuk mengikuti program China–Indonesia Vocational Education Short-Term Training di kampus Wuhan Vocational College of Software and Engineering. Program ini memberikan pengalaman pembelajaran internasional, peningkatan kompetensi teknis, serta pemahaman langsung terkait implementasi teknologi industri berbasis digital dan AI.
Direktur Polman Bandung menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan vokasi. Ia menyampaikan bahwa, “Keterlibatan Polman Bandung dalam forum ini, termasuk kerja sama dengan IROOTECH dan pengiriman mahasiswa ke kampus WHVCSE Tiongkok, merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mempercepat transformasi pendidikan vokasi menuju standar global. Kami ingin lulusan Polman memiliki kompetensi digital, berdaya saing internasional, dan siap menghadapi industri berbasis kecerdasan buatan.”
Melalui kegiatan ini, Polman Bandung memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global serta aktif membangun jejaring strategis dengan mitra internasional di bidang industri digital dan kecerdasan buatan.







