
Renewable Energy dan E-Mobility Jadi Bahasan Fact Finding Delegasi Jerman di Polman Bandung
August 12, 2026Bandung – Mahasiswa Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Tim RESP Kuya Mamprang, yang terdiri atas Ali Dzakwan Rachmat sebagai ketua tim dan Syam Zaky Mu’Amar, berhasil meraih Peringkat 1 Kategori Robot Transporter Universitas dalam World Robotic Center Competition (WRCC) 2026. Kompetisi tersebut berlangsung pada 11–12 Agustus 2026 di Gedung Dewan Pemeriksaan, University Putra Malaysia, Serdang, Malaysia, dan diikuti sekitar 1.200 peserta.
World Robotic Center Competition (WRCC) merupakan kompetisi robotika internasional yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Robotika Nusantara dan World Robotic Center. Kegiatan ini menjadi wadah bagi talenta muda untuk mengembangkan kemampuan di bidang robotika, pemrograman, kecerdasan buatan, serta teknologi masa depan. Selain kompetisi, WRCC juga mengedepankan pendidikan, kolaborasi, pertukaran pengetahuan, kreativitas, inovasi, sportivitas, kerja sama tim, dan kemampuan pemecahan masalah dengan mempertemukan peserta dari berbagai negara.
Dalam kompetisi tersebut, Tim RESP Kuya Mamprang berhasil menempati peringkat pertama pada Kategori Robot Transporter Universitas. Pencapaian ini menjadi hasil dari penerapan kompetensi rekayasa teknologi yang dipelajari mahasiswa sekaligus pengalaman dalam mengembangkan kemampuan robotika melalui proses kerja tim. Keikutsertaan dalam kompetisi internasional tersebut juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan dan berkompetisi dengan peserta dari berbagai negara.
Dalam proses persiapan dan pelaksanaan kompetisi, Tim RESP Kuya Mamprang mendapatkan bimbingan dari Sarosa Castrena Abadi, S. Pd., M.T. dan Dr. Aris Budiyarto, S.T., M.T. Dukungan pembimbing serta lingkungan pengembangan kompetensi di Robotic Engineer Society Polman (RESP) menjadi bagian dari proses yang mendukung mahasiswa dalam mengikuti kompetisi robotika di tingkat internasional.
Ali Dzakwan Rachmat menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menjadi pembuktian atas kompetensi rekayasa teknologi yang dipelajari di Polman Bandung. “Meraih gelar Juara 1 di WRCC 2026 Malaysia membuktikan bahwa kompetensi rekayasa teknologi yang kami pelajari di POLMAN mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di kancah internasional. Pencapaian ini tidak akan terwujud tanpa doa dan dukungan luar biasa dari keluarga besar Robotic Engineer Society POLMAN (RESP), serta dukungan tak terbatas dari keluarga saya yang menanamkan fondasi kuat kecintaan saya pada dunia engineering. Prestasi ini kami dedikasikan untuk almamater tercinta dan menjadi pijakan kami untuk terus mengharumkan nama bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Syam Zaky Mu’Amar mengungkapkan apresiasinya terhadap proses yang telah dilalui bersama tim. “What a journey! Bisa mewakili UKM Robotik Polman dan juara di kompetisi internasional itu rasanya luar biasa. Makasih buat semua dukungan dan proses hustle bareng temen-temen dari nol sampai sekarang. Ini bukan garis finish, tapi awal dari inovasi-inovasi kita selanjutnya. Let’s keep the momentum going!” tuturnya.

Prestasi Tim RESP Kuya Mamprang dalam WRCC 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan kompetensi mahasiswa Polman Bandung, khususnya dalam bidang robotika dan rekayasa teknologi. Pencapaian ini juga menunjukkan pentingnya pengalaman kompetisi sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan teknis, kerja sama tim, kreativitas, serta kemampuan pemecahan masalah dalam menghadapi tantangan teknologi di tingkat internasional.
Humas Polman Bandung




