
Inovasi Mahasiswa Polman Bandung Antar Tim Raih Silver Medal di ERIC 2026
October 13, 2026Bandung – Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung meraih Juara Harapan 1 pada Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026 kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan Tahapan Awal. Capaian tersebut diraih oleh tim mahasiswa yang mengikuti cabang lomba Entrepreneurship dalam ajang tingkat nasional yang berlangsung pada 5 Mei hingga 16 Oktober 2026 di Universitas Jenderal Soedirman, Jawa Tengah.
Tim Polman Bandung dipimpin oleh Muhammad Syahidan Al Afghani (224411042) dari Program Studi Teknologi Rekayasa Manufaktur (TRM) kelas 3 MED-2. Ia berkolaborasi dengan Adi Murfid Nurirsyad (224411025), Al Firdaus Dzikri (224411028), Kania Maulidina (224411034), dan Naziha Birru Annisa Suryana (224411044), yang seluruhnya berasal dari Program Studi Teknologi Rekayasa Manufaktur kelas 3 MED-2. Tim tersebut dibimbing oleh dosen Polman Bandung, Dhion Khairul Nugraha, S.T., M.T.
KMI Expo XVII 2026 merupakan ajang yang mempertemukan wirausaha mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkompetisi, mengenalkan produk, serta membangun jejaring. Pada penyelenggaraan tahun ini, kegiatan diikuti oleh 518 peserta dari 266 perguruan tinggi di tingkat nasional.
Selain menjadi ruang kompetisi, KMI Expo XVII 2026 menjadi wadah bagi para wirausaha muda untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik dalam menghadapi tantangan di era disrupsi. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya jejaring kolaborasi antara mahasiswa dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk investor, mentor, dan pakar industri.
Muhammad Syahidan Al Afghani menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi dorongan bagi tim untuk terus mengembangkan karya yang telah dibuat. Menurutnya, pengalaman mengikuti KMI Expo 2026 menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa manufaktur dapat dikembangkan tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga dalam melihat peluang kewirausahaan.
“Ajang ini memotivasi kami untuk terus menyempurnakan karya kami, karena prestasi di KMI Expo 2026 membuktikan bahwa mahasiswa Polman Bandung tidak hanya mampu merancang mesin, tetapi juga menciptakan inovasi wirausaha yang berdampak luas. Ini adalah wujud nyata semangat technopreneurship, di mana keahlian manufaktur dipadukan dengan kepekaan melihat peluang bisnis,” ujar Muhammad Syahidan Al Afghani.
Humas Polman Bandung




