
Senat Polman Bandung Gelar Lokakarya Kebijakan dan Roadmap Kelompok Keahlian, Berguru Langsung ke ITB
October 29, 2026
Dorong Modernisasi Peternakan, Polman Bandung dan Fapet Unpad Kembangkan Smart Farm Living Lab
November 2, 2026Seoul, Korea Selatan, Oktober 2026 – Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung) memperkuat kerja sama internasional melalui partisipasi dalam Korea–Indonesia Networking Day (KIND) 2026, yang berlangsung pada 17–24 Oktober 2026 di Korea Selatan. Delegasi Polman Bandung dipimpin langsung oleh Direktur, Darma Firmansyah Undayat.
KIND 2026 diselenggarakan oleh Korean Center IPB Internasional bersama Korean Center Global Network Foundation dan dikoordinasikan oleh Mr. Park Gihong. Program selama delapan hari tujuh malam ini diikuti delegasi pimpinan dari 11 politeknik negeri di Indonesia, yang terdiri atas direktur, wakil direktur, ketua jurusan, dan kepala kantor urusan internasional. Melalui kunjungan akademik, diskusi, dan studi banding teknologi, program ini menjadi wadah akselerasi kemitraan global bagi institusi pendidikan vokasi Indonesia.
Tujuh Kerja Sama Internasional




Dalam kegiatan tersebut, Polman Bandung menginisiasi tujuh kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan perguruan tinggi, organisasi jejaring, dan mitra industri Korea Selatan, yaitu:
- Keimyung College University (KMCU)
- Sangmyung University
- Korea National University of Transportation (KNUT)
- Korean Center Global Network
- ESG Management Institute Co., Ltd.
- JMP Industrial Co., Ltd.
- Wingbot Co., Ltd.
Penandatanganan MoU dengan KNUT dilakukan pada 21 Oktober 2026 di Kampus Chungju, disusul penandatanganan MoU dengan Sangmyung University di Seoul pada 23 Oktober 2026. Pada 22 Oktober 2026, delegasi juga menggelar diskusi dan sesi jejaring bersama perwakilan perusahaan Korea Selatan, yang menghasilkan penandatanganan kerja sama dengan mitra industri.
Ruang Lingkup Kolaborasi
Kerja sama ini mencakup pendidikan vokasi, pertukaran mahasiswa dan dosen, program magang, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, penelitian terapan, inovasi dan transfer teknologi, serta penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri. Kemitraan dengan perguruan tinggi diharapkan membuka peluang pengembangan program akademik kolaboratif. Adapun kerja sama dengan organisasi jejaring dan mitra industri berpotensi meningkatkan kompetensi mahasiswa dan memperkuat keterkaitan pembelajaran dengan dunia kerja.




Kunjungan Akademik dan Diplomatik
Selain penandatanganan MoU, delegasi mengunjungi sejumlah institusi dan fasilitas, antara lain Korea University di Seoul, laboratorium dan pusat riset KNUT, Seoul Water Recycling Center, serta Gangbuk Smart Farm Center. Delegasi juga melakukan audiensi dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul untuk memperoleh dukungan dalam merealisasikan kerja sama pendidikan vokasi bilateral.




Komitmen dan Tindak Lanjut
Partisipasi dalam KIND 2026 sejalan dengan komitmen Polman Bandung untuk memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi vokasi melalui kemitraan yang berkelanjutan dan berorientasi pada hasil. Sebagai perguruan tinggi vokasi yang berfokus pada teknologi manufaktur dan pembelajaran berbasis praktik, Polman Bandung terus mendorong kolaborasi internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas wawasan global sivitas akademika, dan memperkuat daya saing lulusan.


Penandatanganan tujuh MoU ini merupakan langkah awal menuju program kerja sama yang lebih konkret. Polman Bandung akan berkoordinasi dengan masing-masing mitra untuk mengidentifikasi bidang prioritas dan merumuskan kegiatan bersama sesuai potensi dan kebutuhan para pihak.
Melalui KIND 2026, Polman Bandung berharap dapat memperluas kontribusinya dalam membangun kemitraan pendidikan dan industri Indonesia–Korea Selatan, sekaligus menghadirkan peluang baru bagi pengembangan pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Humas Polman Bandung




