
Perluas Jejaring Global, Polman Bandung Jajaki Peluang Kolaborasi Pendidikan dan Industri melalui KIND 2026
November 2, 2026Bandung, 2 November 2026 — Inovasi peternakan ayam petelur kini memasuki babak baru yang lebih modern. Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung) menggandeng Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran (Fapet Unpad) merancang Smart Farm Living Lab. Kolaborasi ini memadukan teknologi otomatisasi, manajemen pakan presisi berbasis bahan lokal, pengelolaan limbah, hingga pengolahan pascapanen telur dalam satu ekosistem peternakan cerdas.
Mohammad Nurdin dari Polman Bandung bersama Romi Zamhir Islami dari Fapet Unpad memimpin langsung proyek ini. Melalui Program Bestari Saintek 2026, mereka membawa hasil riset perguruan tinggi agar aplikatif, adaptif, dan langsung menjawab tantangan operasional yang dihadapi peternak di lapangan.
Menariknya, inovasi teknologi ini mengusung konsep modular yang fleksibel. Sistem cerdas ini mencakup fasilitas pemberian pakan, pengumpulan telur, dan penanganan kotoran yang semuanya berjalan otomatis. Namun, Nurdin menegaskan bahwa peternak bebas mengadopsi teknologi tersebut secara bertahap. Mereka cukup memilih sistem yang paling mendesak sesuai permasalahan kandang dan kemampuan finansial, tanpa harus merombak seluruh fasilitas yang sudah ada.
Mesin tidak sekadar menyalurkan pakan, tetapi mengatur takaran presisi sekitar 110 hingga 120 gram per ekor setiap hari. Formulasi pakan diracik cermat dengan menyeimbangkan protein, energi, asam amino, serta mineral untuk mendongkrak kuantitas dan kualitas telur. Sebagai solusi tingginya harga pakan pabrikan, tim memanfaatkan tanaman lokal seperti Azolla dan Indigofera sebagai bahan baku tepung hijauan untuk membangun kemandirian pakan ternak.
Program ini juga menyentuh aspek hilirisasi dan keberlanjutan. Telur segar diolah lebih lanjut menjadi tepung telur untuk menciptakan peluang usaha baru dan meningkatkan nilai jual produk. Sementara itu, limbah kotoran ayam langsung diproses menjadi pupuk organik yang mendukung prinsip ekonomi sirkular.
Menggunakan pendekatan kolaborasi Quadruple-Helix, program ini diuji coba langsung di Desa Mekarsaluyu, Kabupaten Bandung, bersama Koperasi Desa Merah Putih pada 27 Agustus hingga 10 Oktober 2026. Dengan melibatkan peternak sebagai pengguna inovasi secara langsung, Smart Farm Living Lab diproyeksikan menjadi percontohan peternakan masa depan yang adaptif, efisien, dan mandiri.





Humas Polman Bandung




