
Direksi Polman Bandung Resmi Lepas Kontingen PORSENI XV 2026 Menuju Medan
July 24, 2026Angers, Prancis — ESSCA School of Management dan University of Angers pada awal Juli 2026 memperlihatkan intensitas hubungan akademik Indonesia dan Prancis yang terus berkembang. Selama tiga hari, lebih dari 350 perwakilan perguruan tinggi, lembaga penelitian, instansi pemerintah, dan mitra industri dari kedua negara berkumpul dalam The 14th Franco-Indonesian Joint Working Group (JWG) on Higher Education, Research, Innovation, and Entrepreneurship untuk membahas arah baru kerja sama di bidang pendidikan tinggi, penelitian, inovasi, dan mobilitas akademik.
Di antara delegasi Indonesia yang hadir, Direktur Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung), Darma Firmansyah Undayat, mengikuti rangkaian forum yang berlangsung pada 1–3 Juli 2026 tersebut. Keikutsertaan Polman Bandung menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring internasional sekaligus mengidentifikasi peluang kerja sama yang relevan bagi pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.
Forum yang diselenggarakan bersama oleh ESSCA School of Management, University of Angers, dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia melalui Institut français d’Indonésie itu tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan, tetapi juga tempat berbagai institusi menjajaki bentuk kolaborasi yang lebih konkret. Melalui sesi pleno, diskusi tematik, lokakarya, pemaparan pengalaman industri, hingga research and industry networking, peserta mendiskusikan isu-isu mulai dari ketahanan pangan, energi, transformasi digital, hingga penguatan riset dan mobilitas akademik.
Bagi Polman Bandung, forum tersebut membuka ruang dialog dengan sejumlah perguruan tinggi di Prancis, di antaranya Université Polytechnique Hauts-de-France (UPHF) dan Université de Lille. Pembahasan diarahkan pada peluang pengembangan program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian kolaboratif, joint degree, program magang internasional, serta akses terhadap berbagai skema pendanaan riset dan inovasi.
Pertemuan di Angers juga berlangsung beriringan dengan penguatan komitmen kedua negara melalui Joint Strategy on Education, Research, and Mobility. Dokumen tersebut menjadi kerangka bersama Indonesia dan Prancis untuk memperluas kerja sama pada bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, serta mobilitas mahasiswa, dosen, dan peneliti. Di dalamnya, pendidikan vokasi, kolaborasi lintas disiplin, dan kemitraan antarlembaga pendidikan tinggi ditempatkan sebagai salah satu fokus pengembangan pada tahun-tahun mendatang.
Bagi institusi vokasi seperti Polman Bandung, arah kebijakan tersebut memberikan konteks yang lebih luas terhadap berbagai inisiatif internasional yang tengah dikembangkan. Selain membuka peluang kolaborasi akademik, forum ini juga menjadi sarana memahami praktik baik yang diterapkan perguruan tinggi dan lembaga riset di Prancis dalam membangun ekosistem pendidikan yang terhubung dengan dunia industri.
Sejumlah hasil pembahasan akan ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana aksi bersama dengan mitra, pengembangan program kolaboratif yang lebih terukur, serta implementasi berbagai kegiatan internasionalisasi di lingkungan kampus. Langkah tersebut diharapkan memperluas kesempatan bagi sivitas akademika Polman Bandung untuk terlibat dalam pendidikan, penelitian, dan inovasi lintas negara, sekaligus memperkuat posisi pendidikan vokasi Indonesia dalam jejaring kerja sama internasional.



Humas Polman Bandung



