
Letter From Bern Swiss
March 23, 2026Bandung, 2 April 2026 – Politeknik Manufaktur (POLMAN) Bandung menyelenggarakan Sidang Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-49 yang dirangkaikan dengan pengukuhan guru besar, Kamis (2/4), di Gedung Rupantama POLMAN Bandung. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Ditjen Dikti, para guru besar dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, serta jajaran pimpinan dan direktur terdahulu POLMAN Bandung.
Dalam sambutannya, Direktur POLMAN Bandung, Darma Firmansyah Undayat, menegaskan bahwa perjalanan hampir lima dekade institusi ini merupakan hasil dari konsistensi dan komitmen terhadap kualitas pendidikan vokasi.
“49 tahun perjalanan POLMAN merupakan perjalanan yang panjang yang ditempa oleh konsistensi, kedisiplinan, dan komitmen terhadap presisi. Presisi tidak hanya dimaknai sebagai ketepatan teknis, tetapi juga ketepatan visi, ketepatan sikap, ketepatan dalam mengambil peran strategis bagi bangsa,” ujarnya.
Mengusung tema “49 Years of Precision, Gear Up for the Golden Era”, Darma menyampaikan bahwa momentum ini menjadi titik penting untuk mempercepat langkah menuju fase keemasan institusi.
“Tema Dies Natalis ke-49 menggambarkan momentum penting yang sedang kita hadapi. Kini kita bersiap meningkatkan percepatan, memperkuat sinergi dan menata arah menuju arah keemasan POLMAN Bandung,” tambahnya.
Sidang terbuka tahun ini menjadi istimewa dengan pengukuhan Prof. Dr. Ing. Yuliadi Ardani, M.Sc., IPU sebagai guru besar. Direktur POLMAN menyebut capaian tersebut sebagai tonggak penting bagi institusi.
“Sidang terbuka hari ini semakin istimewa karena dirangkaikan dengan pengukuhan guru besar. Sebuah capaian akademik tertinggi yang tidak hanya membanggakan individu tetapi juga mengangkat marwah dan kualitas institusi,” ujarnya.
Ia juga menekankan peran strategis guru besar dalam menjaga integritas akademik dan mendorong inovasi. “Guru besar memiliki peran strategis sebagai penjaga integritas akademik serta sumber inspirasi bagi dosen dan mahasiswa,” katanya.
Sementara itu, Dewan Pengawas POLMAN Bandung, Mohammad Fauzan Adziman, menyampaikan bahwa peringatan Dies Natalis kali ini mencerminkan kemajuan institusi.
“Acara ini menandai dua momen penting. Ini merupakan penanda bahwa POLMAN Bandung terus tumbuh, terus naik kelas, dan memantapkan diri sebagai garda terdepan pendidikan vokasi manufaktur di Indonesia,” ungkapnya.
Capaian Akademik dan Pengembangan Institusi
Dalam laporan kinerja hingga akhir 2025, POLMAN Bandung mencatat sejumlah capaian strategis di bidang akademik, di antaranya pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri 4.0 dan 5.0 serta upaya akreditasi internasional melalui IABEE pada dua program studi.
Selain itu, POLMAN juga membuka beberapa program studi baru, termasuk Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Majalengka, serta menjalin kerja sama internasional seperti program Renewable Energy Skills Development dengan Swiss dan kolaborasi dengan Liuzhou Polytechnic dalam bidang teknologi kendaraan energi baru.
Direktur POLMAN menegaskan bahwa langkah tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas lulusan. Ia menyatakan, “Dengan berbagai upaya pengembangan kurikulum beserta akreditasi internasional diharapkan dapat memberikan kesempatan yang besar pada masyarakat untuk studi di POLMAN.”
Di bidang penelitian, POLMAN Bandung menunjukkan tren peningkatan signifikan dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan aplikatif. Fokus riset mencakup berbagai bidang strategis seperti smart manufacturing, robotika, material engineering, hingga energi dan kendaraan listrik. Peningkatan juga terlihat pada jumlah proposal penelitian yang didanai, yang naik sekitar 4,5 kali sejak 2019 hingga mencapai 149 proposal pada 2025.
Sementara itu, tren positif juga terlihat pada bidang kemahasiswaan dimana tracing lulusan tahun 2025 menunjukkan 79% lulusan telah bekerja, 8% melanjutkan studi, dan sekitar 75% terserap di industri dan instansi. Meski demikian, capaian tersebut dinilai sebagai pijakan untuk peningkatan kualitas ke depan.
Direktur POLMAN mengajak seluruh civitas akademika untuk menjaga semangat kebersamaan dan profesionalisme. “Saya yakin POLMAN dapat memasuki golden era, sebagai perguruan tinggi vokasi unggulan yang memberi dampak nyata bagi pembangunan nasional,” tegasnya.
Pengukuhan Prof. Yuliadi Ardani menjadi puncak acara. Selama pengabdiannya, ia telah menghasilkan 12 penelitian nasional, lebih dari 30 publikasi ilmiah, 13 buku ber-ISBN, serta 16 kekayaan intelektual. Ia juga dua kali dinobatkan sebagai peneliti terbaik di POLMAN Bandung.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Yuliadi menyoroti tantangan masa depan, khususnya terkait keamanan siber, Internet of Things (IoT), dan transformasi teknologi komputasi.
Sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis, POLMAN Bandung juga memberikan penghargaan kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa berprestasi, serta pegawai purna bakti sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap perkembangan institusi.



