
Langkah POLMAN Agrotech Team di Kompetisi Business Plan 2026
April 16, 2026
Mahasiswa Politeknik Manufaktur Bandung Torehkan Prestasi Nasional pada MTQPN 2026
April 17, 2026Bandung – Ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional Politeknik (MTQPN) 2026 kembali menjadi wadah strategis bagi mahasiswa politeknik se-Indonesia untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus spiritual. Kompetisi tingkat nasional ini diselenggarakan di Politeknik Negeri Tanah Laut dan berlangsung sejak 7 Januari hingga 14 April 2026.
Sebanyak 57 perguruan tinggi turut ambil bagian dalam kegiatan ini, dengan total 381 peserta yang berkompetisi di berbagai cabang lomba berbasis Al-Qur’an. MTQPN tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga pusat informasi resmi yang menyediakan panduan, timeline kegiatan, berita, serta pengumuman bagi peserta dan publik.
Salah satu peserta yang berpartisipasi adalah Matahari Dhia Alwafy mahasiswa Program Studi D-IV Teknologi Rekayasa Informatika Industri. Dalam kompetisi ini, ia berhasil meraih Peringkat 2 pada cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Kategori Thayyib, sebuah capaian yang menunjukkan kemampuan integratif antara keilmuan akademik dan nilai-nilai keislaman. Ia mengangkat karya tulis ilmiah berjudul, “Rekonstruksi Makna Kebahagiaan Sebagai Solusi Krisis Moral Generasi Muda: Perspektif Al-Qur’an.”
Karya tersebut menyoroti pentingnya pemaknaan ulang konsep kebahagiaan di kalangan generasi muda dengan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai solusi atas krisis moral yang semakin kompleks di era modern.
Dalam keterangannya, Matahari menyampaikan, “Pengalaman ini mengingatkan kami bahwa menjadi mahasiswa teknik bukan hanya tentang menguasai teknologi, tetapi juga tentang menjaga nilai-nilai agama sebagai landasan dalam berpikir, bertindak, dan berkarya. MTQPN adalah upaya untuk melestarikan dan mengembangkan potensi tersebut.”
MTQPN 2026 berada di bawah pembinaan akademik oleh Dr. Aida Mahmudah, serta didukung oleh berbagai pihak yang berkomitmen terhadap pengembangan karakter mahasiswa berbasis nilai-nilai religius.
Melalui penyelenggaraan MTQPN, diharapkan lahir generasi mahasiswa politeknik yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat dalam menghadapi tantangan global.



