
Belajar dari Desa Wisata Mekarlaksana, Desa Wisata Lamajang Perkuat Tata Kelola dan Strategi Pengembangan
September 3, 2026
Polman Bandung dan Papua Nugini Jajaki Kerja Sama Pendidikan Vokasi Bidang Manufaktur
September 7, 2026BANDUNG — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung). Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Nomor: 1752/DST/B2/DT. 01.01/2026 tanggal 21 Mei 2026, Tim Unit Kegiatan Mahasiswa Kewirausahaan dan Kreativitas (UKM KWU) Polman Bandung berhasil lolos sebagai penerima pendanaan nasional PPK Ormawa tahun 2026.
Pencapaian ini menjadi wujud komitmen nyata mahasiswa Polman Bandung dalam mengidentifikasi permasalahan lingkungan dan menghadirkan solusi berbasis pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
PPK Ormawa merupakan program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan yang diwujudkan melalui kegiatan pengabdian dan pemberdayaan Masyarakat. Mahasiswa didorong untuk mengembangkan potensi masyarakat sekaligus menghadirkan solusi atas permasalahan yang ditemukan di lapangan.
Dalam program tahun ini, Tim PPK Ormawa KWU Polman Bandung mengusung tema “Penguatan Ekonomi Sirkular Desa melalui Pemanfaatan Sampah Organik dan Sisa Makanan Berbasis Budidaya Maggot dan Pakan Pelet di Desa Parungserab.” Tim yang diketuai Muhammad Risky, mahasiswa Program Studi Manajemen Teknologi Rekayasa, bersama 14 anggota tim. dan didampingi oleh Khariful Syukri, S.T., M.A.B. selaku Dosen Pendamping serta Tendy Muslihin, S.Tr.T., M.B.A. selaku Dosen Pembina UKM KWU.
Program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi di RT 01 RW 08 Desa Parungserab, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Tim menemukan timbulan sampah organik Melalui program ini, sampah organik akan dimanfaatkan melalui budidaya maggot atau Black Soldier Fly (BSF), sementara hasil pengolahan selanjutnya dikembangkan menjadi pakan ternak dan pelet ikan dengan dukungan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah sampah dan mesin pencetak pellet.
Program ini diharapkan dapat menjadi solusi pengelolaan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Desa Parungserab.
Keberhasilan Tim PPK Ormawa UKM KWU Polman Bandung dalam meraih pendanaan nasional ini tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan berbagai pihak. Mulai dari ketua dan anggota tim, Dosen Pendamping, Dosen Pembina UKM KWU, pimpinan Polman Bandung, Pemerintah Desa Parungserab, hingga masyarakat setempat turut menjadi bagian penting dalam proses perencanaan program.
Lolosnya proposal ini merupakan langkah awal dari rangkaian implementasi program di lapangan. Dengan semangat slogan “Movement for Better Greenery” (MBG). Tim PPK
Ormawa KWU Polman Bandung berkomitmen untuk terus mendampingi warga Desa Parungserab hingga tercipta kemandirian ekonomi sirkular yang memberikan dampak jangkapanjang.
Selamat untuk Tim PPK Ormawa, KWU Polman Bandung atas pencapaiannya, semoga pelaksanaan kegiatan di lapangan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Parungserab dan mahasiswa lainnya di seluruh Indonesia
Humas Polman Bandung




