
Bawa Inovasi Ekonomi Sirkular ke Desa Parungserab, Tim PPK Ormawa UKM KWU Polman Bandung Lolos Pendanaan Nasional PPK Ormawa 2026
September 7, 2026
LENTERA DESA: Sosialisasi Progres Desa Wisata Lamajang dan Kolaborasi PKM POLMAN
September 8, 2026Bandung — Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung) menerima kunjungan dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Port Moresby, Papua Nugini, Bapak Arief Kusdwiadnanto pada Rabu, 2 September 2026 dalam rangka menjajaki peluang kerja sama di bidang pendidikan, khususnya pendidikan vokasi dan pengembangan kompetensi di sektor manufaktur. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Direktur Polman Bandung, Bapak Darma Firmansyah Undayat, Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum, Bapak Ery Hidayat, Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kemahasiswaan, dan Alumni, Bapak Jata Budiman, perwakilan dari Divisi Pengembangan Bisnis (DPB), Bapak Otto Purnawarman serta perwakilan dari Kantor Urusan Internasional (KUI), Ibu Dini Hadiani.
Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kapasitas dan pengalaman Polman Bandung dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan industri. Polman Bandung mengembangkan pendidikan melalui pendekatan Production-Based Education dan Industry Cooperative Based Education, yang mengintegrasikan proses pembelajaran dengan pengalaman dan kebutuhan dunia industri.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai potensi kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Papua Nugini, khususnya dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan kapasitas tenaga pendidik, serta peluang kolaborasi di bidang teknologi dan manufaktur.
Direktur Polman Bandung, Bapak Darma Firmansyah Undayat, menyampaikan bahwa Polman Bandung terbuka terhadap peluang kerja sama dengan Papua Nugini, khususnya dalam penguatan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Papua Nugini di Port Moresby, Bapak Arief Kusdwiadnanto, menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk mengenal lebih jauh sistem pendidikan vokasi yang dikembangkan Polman Bandung.
Diskusi juga membuka peluang pengembangan program yang lebih konkret di masa mendatang, antara lain melalui program penguatan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk pengembangan kompetensi mahasiswa dan tenaga pendidik, program pelatihan, pertukaran pengetahuan, serta peluang pengembangan kerja sama di bidang manufaktur.
Bagi Polman Bandung, inisiasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama internasional, khususnya dengan mitra di kawasan Asia-Pasifik. Kerja sama tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi kolaborasi yang berkelanjutan dan saling memberikan manfaat bagi kedua pihak.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Polman Bandung untuk terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang berorientasi industri dan terhubung dengan jejaring global.


Humas Polman Bandung




