Pengembangan Penilaian Mutu Pendidikan Tinggi Vokasi Berstandar Industri Tahun 2020

Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan vokasi di Tanah Air serta mewujudkan link and match dengan kebutuhan industri, Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan Program  Pengembangan Penilaian Mutu Pendidikan Tinggi Vokasi Berstandar Industri”.

POLMAN Bandung menyelenggarakan 7 (tujuh) Program Studi pada jenjang Diploma-III dan 3 (tiga) Program Studi pada jenjang Diploma-IV. Sesuai dengan visi dan misi institusi yang berorientasi pada penerapan dan pengembangan ilmu dan teknologi manufaktur, maka warna dari seluruh program studi yang diselenggarakan sangat fokus pada diferensiasi keilmuan dibidang teknologi manufaktur, khususnya teknologi manufaktur logam. Kekhususan pada keilmuan ini memberikan keuntungan akan arah dan fokus pengembangan yang kemudian tertuang pada rencana strategis institusi yang telah ada selama ini.

Bidang keilmuan yang dikelola di lingkungan POLMAN Bandung meliputi kajian materi desain, proses, material, otomasi dan sistem. Kajian materi tersebut disusun dalam jenjang pendidikan Diploma yang memungkinkan terbentuknya sistem pendidikan tinggi berjenjang yang memberikan solusi kepada dunia industri secara tepat sesuai dengan tingkat kompetensinya. Keseluruhan aspek tersebut diimplementasikan dalam kegiatan pendidikan dan pengajaran dan kegiatan-kegiatan lain yang merupakan fungsi dari perguruan tinggi. Kegiatan lain yang dimaksud adalah kegiatan penelitian & pengembangan serta kegiatan pelayanan & pemberdayaan masyarakat. Untuk mewadahi seluruh kegiatan yang komprehensif tersebut, maka POLMAN Bandung selalu berupaya untuk mengelola dan mengembangkan seluruh sumber daya yang ada. Salah satu aspek yang selalu dinamis untuk dikembangkan adalah sumber daya manusia yang mengarah pada pengembangan keilmuan melalui kelompok-kelompok keahlian. Melalui kelompok keahlian ini akan diinisiasi rencana-rencana pengembangan yang pada saatnya akan berdampak pada pengembangan institusi.

POLMAN Bandung mempunyai empat Jurusan yang dapat mewakili bidang proses manufaktur yaitu Teknik Pengecoran Logam, Teknik Manufaktur, Teknik Perancangan Manufaktur dan Teknik Mekatronika & Otomasi Manufaktur. Dalam hal ini akan mewakili kompetensi bidang material, proses pemesinan & perakitan, desain produk serta kontrol proses manufaktur. Oleh karena itu POLMAN Bandung menawarkan bidang keahlian yang akan dijadikan  fokus bidang prioritas pada program Pengembangan Penilaian Mutu Pendidikan Tinggi Vokasi Berstandar Industri yaitu pada bidang Machinery.

Pelaksanaan program ini akan menghasilkan skema sertifikasi nasional KKNI level 5 dan 6,  selanjutnya akan kemudian diturunkan menjadi perangkat uji (materi uji kompetensi). Lebih lanjut, program ini juga menjadi rintisan ke depan dalam membangun tempat uji kompetensi (TUK) yang berstandar industri. Dengan upaya-upaya tersebut, diharapkan terjalin sinergi antara pendidikan vokasi dengan IDUKA, di mana lulusan pendidikan vokasi akan memberikan nilai tambah bagi kemajuan ekonomi di Indonesia.

Tahap awal, pada tanggal 18 Agustus 2020 LSP Polman Bandung berkonsultasi dengan Master Asesor Bapak Endang Irwansyah dan Master Asesor Bambang Nurcahyono, Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Industri (LSP P3) Logam Mesin Indonesia (LMI), selanjutnya di tanggal 27 Agustus 2020 kami dipertemukan dengan Bapak Sutopo sebagai Ketua Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA) yang saat itu sedang menyusun KKNI Level 2-6 Bidang permesinan dari Kementrian Perindustrian.

Tanggal 8 September 2020 kami mengadakan Workshop secara offline di Kampus Polman Bandung, dengan mengundang Team KKNI Permesinan Perindustrian, LSP P3 Industri, Politeknik Negeri Banjarmasin dan ATMI Solo, Mitra Industri, dan Asosiasi GAMMA, dan mengundang pihak internal Polman seperti Para Kajur, Prodi dan Asesor. Workshop ini dilaksanakan selama 1  hari dengan agenda

  1. Pemaparan aturan BNSP terkait penyusunan Skema berdasarkan KKNI
  2. Pemaparan KKNI Bidang permesian dari Team KKNI Perindustrian
  3. Penetapan rencana kerja bersama antara Polman Bandung, Poliban, dan ATMI Solo

Tahapan selanjutnya kami tetap koordinasi dengan PTV Pemenang Hibah secara online, dan koordinasi secaa offline dan online di kalangan internal Polman, dan melaksanakan FGD dengan Mitra PTV (Poltek Enjineering Indorama, Poltek Subang, Poltek Cilacap, Poltek Indramayu, Poltek Ceper, dan Poltek TEDC Bandung). Kami juga melaksanakan FGD dengan Mitra Industri seperti PT. Mitsubishi Electrical, PT. Omron Electronic, PT Hino Motor Manufacturing, PT. SMC Indonesia, PT. CNC Controller Indonesia, CV. Croma Aerotics, dan PT. Komatsu.

Tanggal 15 Oktober 2020, Polman Bandung mengadakan Workshop internal untuk finalisasi Nama Skema dan Unit Kompetensi yang akan diajukan berdasarkan KKNI Level 5 dan 6. Pelaksanaan berlokasi di Hotel Santika, Jl. Sumatra Bandung dengan mengundang Ketua LSP P3 Logam Mesin Indonesia sekaligus Team KKNI Permesinan Perindustrian sebagai narasumber, sedangkan peserta dari Semua Kajur dari 4 jurusan yang ada di Polman, dan 10 Ketua Prodi yang ada di Polman Bandung, dan menghasilkan draft usulan nama skema sertifikasi berdasarkan KKNI sebanyak 47 skema bidang permesinan