
Polman Bandung gelar Seminar Internasionalisasi Pendidikan Vokasi untuk Menguatkan Kapasitas, Memperluas Kolaborasi, dan Meningkatkan Daya Saing
July 21, 2026Bandung – Mahasiswa Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung) kembali menorehkan prestasi pada ajang National Welding Competition (NWC) 2026 yang diselenggarakan di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada 13–17 Juli 2026. Dalam kompetisi pengelasan tingkat nasional tersebut, kontingen Polman Bandung berhasil meraih empat gelar juara pada beberapa kategori, sekaligus menunjukkan kompetensi mahasiswa vokasi dalam bidang teknologi pengelasan.
Prestasi yang berhasil diraih mahasiswa Polman Bandung adalah sebagai berikut:
- Amelia Ramadhani (NIM 223331002, kelas 3FEA) meraih Juara 3 Level Kompeten Kategori SMAW Plate 3G.
- Dilan Ridhatullah Januar (NIM 225331025, kelas 1FEA-2) meraih Juara 2 Level Advance Kategori SMAW Pipe 6G.
- Rendi Saputro (NIM 225331040, kelas 1FEA-2) meraih Juara 3 Level Kompeten Kategori SMAW 2G.
- Abdillah Gibson Fabianto (NIM 225412001, kelas 1MEF-1) meraih Juara 2 Level Advance Kategori GTAW Pipe 2G.
Selain para peraih juara, Polman Bandung juga mengirimkan tiga mahasiswa sebagai peserta kompetisi, yaitu Andre Kurniawan (NIM 225411074, kelas 1MED3), M. Al Asriami (NIM 225411059, kelas 1MED3), dan Mahesa Agung Wicaksono (NIM 225411034, kelas 1MED2). Keikutsertaan seluruh mahasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi teknis sekaligus pengalaman bersaing pada tingkat nasional.
National Welding Competition (NWC) merupakan kompetisi pengelasan yang diikuti oleh mahasiswa dari politeknik dan perguruan tinggi vokasi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Dalam kompetisi ini, peserta diuji melalui kemampuan teori pengelasan serta praktik pembuatan benda kerja sesuai standar yang telah ditetapkan. Seluruh pekerjaan harus diselesaikan dalam waktu terbatas dengan tetap menghasilkan kualitas pengelasan yang memenuhi kriteria penilaian.
Kompetisi ini menuntut peserta memiliki penguasaan menyeluruh terhadap proses pengelasan, mulai dari mengidentifikasi persiapan sambungan berdasarkan jenis, ketebalan, dan fungsi material, menggunakan peralatan gerinda dan pemotongan secara tepat, hingga menerapkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja selama proses pengelasan. Ketelitian, konsistensi, serta kemampuan menghasilkan sambungan las berkualitas tinggi menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir kompetisi.
Keberhasilan kontingen Polman Bandung merupakan hasil dari proses pembelajaran dan pembinaan yang didukung oleh dosen pembimbing, Irwan S., S.T. Pendampingan yang diberikan menjadi bagian dari upaya institusi dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri manufaktur, khususnya pada bidang pengelasan yang membutuhkan ketelitian, keterampilan teknis, dan penerapan standar kerja yang tinggi.
Prestasi pada National Welding Competition 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, meningkatkan kemampuan praktik sesuai standar industri, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai ajang kompetisi vokasi.
Humas Polman Bandung



