
Tim Life Is Strange Polman Bandung Raih Juara 1 ADSCENE pada ADUIN FEST 2026
July 17, 2026Bandung – Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung menyelenggarakan Seminar Internasionalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi sebagai bagian dari upaya memperkuat strategi pengembangan institusi menuju pendidikan tinggi berstandar internasional. Kegiatan yang berlangsung di Kampus Polman Bandung ini menjadi forum diskusi dalam mempersiapkan implementasi program internasionalisasi, termasuk pengembangan joint degree, student exchange, dan kelas internasional.
Seminar diikuti oleh peserta yang terdiri atas seluruh ketua program studi, sekretaris jurusan, ketua jurusan, serta perwakilan dosen dari setiap program studi. Kegiatan dibuka oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Sistem Informasi Polman Bandung, Dr. Aris Budiyarto, S.T., M.T., dan menghadirkan Hilda Cahyani, S.S., M.Pd., Ph.D. sebagai narasumber yang membahas strategi pengembangan internasionalisasi di perguruan tinggi vokasi.
Seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Bidang Akademik dan Sistem Informasi, Bapak Dr. Aris Budiyarto, S.T., M.T. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan program internasional di Polman Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi pendidikan vokasi.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa internasionalisasi merupakan salah satu langkah strategis bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jejaring kerja sama di tingkat global. Selain berkontribusi terhadap peningkatan jumlah mahasiswa dan penguatan eksistensi institusi di kancah internasional, internasionalisasi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun kemitraan dengan institusi luar negeri. Upaya tersebut sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya IKU 4 dan IKU 6.
Aspek akademik menjadi perhatian dalam proses internasionalisasi. Penyesuaian kurikulum berstandar internasional, penyelenggaraan pelatihan English as a Medium of Instruction (EMI) bagi dosen dan tenaga kependidikan, kesiapan infrastruktur pendukung, serta perencanaan pembiayaan menjadi komponen yang perlu dipersiapkan secara terpadu. Berbagai program pendukung tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang siap menerima mahasiswa internasional sekaligus meningkatkan kompetensi sivitas akademika Polman Bandung.
Selain itu, seminar menyoroti pentingnya pembentukan UPA Bahasa sebagai salah satu fondasi pengembangan internasionalisasi institusi. Keberadaan UPA Bahasa diharapkan dapat berperan dalam mempersiapkan kemampuan bahasa asing bagi mahasiswa maupun dosen, baik untuk mendukung mobilitas akademik internasional maupun penyelenggaraan proses pembelajaran di kelas internasional.
Melalui seminar ini, Polman Bandung memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai strategi, prasyarat, dan tahapan pengembangan internasionalisasi pendidikan tinggi vokasi. Hasil diskusi menjadi masukan bagi institusi dalam merumuskan langkah-langkah strategis menuju penyelenggaraan program joint degree, student exchange, dan kelas internasional yang selaras dengan kebutuhan dunia pendidikan tinggi global.
Pada akhir kegiatan, dua orang peserta turut menyampaikan kesan dan pendapat mereka terhadap seminar yang telah berlangsung. Bapak Muhammad Rizal Aridansyah menyampaikan bahwa materi yang dipaparkan sangat bermanfaat, khususnya bagi program studinya yang tengah mempersiapkan pembukaan kelas internasional dengan mitra di Taiwan. Sementara itu, Ibu Ahshonat Khoerunnisa menilai seminar ini memberikan banyak wawasan baru mengenai internasionalisasi pendidikan vokasi dan menjadi motivasi bagi para dosen untuk terus mendukung pengembangan internasional di Polman Bandung.




Humas Polman Bandung



