
Polman Bandung dan BYD Auto Indonesia Resmi Jalin Kerja Sama Strategis
June 7, 2026
Mahasiswa Polman Bandung Raih Juara 3 Kategori Robot Transporter pada FNC Robotic & Coding Competition 2026
June 8, 2026Bandung – Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung resmi menjadi salah satu dari enam perguruan tinggi Indonesia yang menjalin kemitraan strategis dengan Positive Technologies, korporasi keamanan siber terkemuka asal Rusia. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di sela-sela forum internasional bergengsi bertajuk “Russia–Islamic World: Kazan Forum” yang digelar di Kota Kazan, Rusia, pada Kamis (15/5/2026). Dalam forum tersebut, Polman Bandung diwakili oleh Yogi Muldani Hendrawan.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya agresif sektor pendidikan tinggi Indonesia dalam meredam gelombang serangan siber dan insiden kebocoran data yang kian mengkhawatirkan. Bersama Polman Bandung, lima institusi lainnya yang turut ambil bagian dalam inisiatif ini adalah Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Institut Teknologi dan Sains Mandala, serta Universitas Darul Ma’arif.
Kolaborasi ini hadir sebagai respons atas kondisi keamanan digital Indonesia yang dinilai masih sangat rentan. Berdasarkan riset internal Positive Technologies, Indonesia menyumbang sekitar 40 persen dari total kasus kebocoran data di kawasan Asia Tenggara — sebuah angka yang mencerminkan betapa mendesaknya kebutuhan akan tenaga ahli pelindung data nasional.
Melalui kemitraan ini, kurikulum perguruan tinggi yang terlibat akan mengalami transformasi signifikan, tidak lagi sekadar berfokus pada penyampaian teori, melainkan juga mencakup simulasi peretasan nyata dan pelatihan taktis menghadapi ancaman siber yang terus berkembang. Rektor Universitas Padjadjaran, Arief Kartasasmita, menegaskan bahwa kampus kini memikul tanggung jawab besar dalam membekali generasi muda dengan kemampuan praktis di bidang keamanan digital.
“Keamanan siber kini menjadi prioritas strategis dalam membangun ekosistem digital yang tangguh dan berkelanjutan,” ujar Arief dalam keterangan resminya, Sabtu (16/5/2026).
Keikutsertaan Polman Bandung dalam forum bertaraf internasional ini menandai babak baru bagi institusi yang selama ini dikenal sebagai pusat keunggulan di bidang manufaktur — kini turut memperluas cakrawala kompetensinya ke ranah keamanan siber demi menjawab tantangan era digital yang semakin kompleks.



