
Mahasiswa Polman Bandung Raih Prestasi pada Polytechnic Creative Festival 2026
September 9, 2026SOREANG, Desa Parungserab — Langkah awal perjalanan pengabdian masyarakat di Desa Parungserab resmi dimulai melalui acara kick-off program yang digelar oleh tim PPK Ormawa KWU POLMAN Bandung. Momen pengenalan awal ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah untuk membangun komitmen bersama warga dalam mengurai masalah limbah organik desa melalui pendekatan bisnis sirkular.
Aula desa dipenuhi semangat kolaborasi saat tokoh masyarakat dan berbagai elemen warga hadir secara langsung. Hadir di lokasi Bapak Aipda Ali K. selaku Bhabinkamtibmas Desa Parungserab, Bapak H. Jojon Ansori selaku Ketua LPMD, serta Bapak Wawan Setiawan selaku Ketua BPD. Kepala Desa Parungserab, Bapak Deni Ramdani, diwakilkan oleh Sekretaris Desa karena berhalangan hadir secara langsung. Dari pihak kampus, Bapak Jata Budiman, S.ST., M.T., selaku Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kemahasiswaan, dan Alumni POLMAN Bandung, diwakilkan oleh Koordinator Kemahasiswaan POLMAN Bandung, Bapak Muhammad Agus Solihin, S.ST., M.T. Tim mahasiswa turut didampingi oleh Pembina UKM KWU Bapak Tendy Muslihin, S.Tr., M.B.A., Bapak Khariful Syukri selaku Pembimbing PPK ORMAWA KWU, Saudara Tangguh Khalifah selaku Ketua UKM KWU, serta 15 orang tim inti PPK Ormawa KWU bersama para volunteer mahasiswa. Kehadiran perwakilan Karang Taruna, PKK, dan warga setempat makin melengkapi kehangatan acara.
Acara dibuka secara formal oleh MC mahasiswa, disusul dengan penyampaian sambutan dari perwakilan desa dan kampus. Dalam sambutannya, Bapak Muhammad Agus Solihin, S.ST., M.T., selaku Koordinator Kemahasiswaan yang hadir mewakili Bapak Jata Budiman, S.ST., M.T., menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan terbuka dari warga. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran para mahasiswa di Parungserab adalah untuk belajar bersama warga, merangkul potensi lokal, dan mengolah tantangan sampah menjadi nilai tambah ekonomi yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Momen penting dilanjutkan dengan peresmian kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU). Dokumen legal ini ditandatangani oleh Bapak Jata Budiman, S.ST., M.T. selaku Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kemahasiswaan, dan Alumni POLMAN Bandung (Pihak Pertama) yang diwakilkan oleh Koordinator Kemahasiswaan Bapak Muhammad Agus Solihin, S.ST., M.T., bersama Bapak Deni Ramdani selaku Kepala Desa Parungserab (Pihak Kedua) yang diwakilkan oleh Sekretaris Desa Parungserab. Perwakilan dari perangkat desa menyampaikan harapannya agar sinergi ini menjadi pemantik munculnya unit usaha desa yang mandiri dan berkelanjutan, serta membebaskan Desa Parungserab dari masalah pembuangan sampah organik.
Setelah penandatanganan MoU, agenda berlanjut ke sesi sambutan dari Pembina UKM KWU Bapak Tendy Muslihin, S.Tr., M.B.A., disusul sambutan dari Ketua UKM KWU Saudara Tangguh Khalifah. Acara kemudian memasuki bagian inti yaitu penjelasan materi dan pemaparan rencana kerja terperinci yang disampaikan oleh Ketua Tim PPK Ormawa KWU. Tim menjelaskan rancangan pengolahan limbah organik atau sampah rumah tangga warga serta sisa program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan 2 unit mesin tepat guna untuk diolah menjadi maggot BSF serta pelet organik “PARSERA” berbiaya terjangkau. Sesi tanya jawab (Q&A) berlangsung secara komunikatif dan interaktif, di mana warga dari pengurus RT, RW, hingga kader PKK aktif berdiskusi mengenai alur pemilahan sampah dari rumah hingga skema pelatihan produksi nantinya. Sinergi awal ini menjadi pijakan kuat bagi tim mahasiswa dan warga untuk melangkah bersama menuju Desa Parungserab yang lebih hijau dan berdaya.
Artikel ini disusun oleh Tim PPK Ormawa KWU POLMAN Bandung 2026




