Rekayasa Perancangan Mekanik
Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik
Program Studi Sarjana Terapan Rekayasa Perancangan Mekanik atau RPM (dahulu D-Tiga Teknologi Perancangan Mekanik, TPM) berorientasi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki karakter kuat pada penguasaan keahlian teknologi rekayasa perancangan mesin. RPM disiapkan khusus untuk mempersiapkan lulusan sebagai seorang perancang mesin seperti Mesin Perkakas, Mesin Penanganan material (seperti Lifter, Crane, dan Conveyor), Konstruksi Mesin Otomatis, dan Mesin-Mesin Khusus (Special Purpose Machines). Selain menjadi Perancang Mesin, RPM juga berorientasi dalam menghasilkan Perekayasa Proyek (Project Engineer) serta Wirausahawan Berbasis Teknologi. (Technopreneur).
Jenjang Pendidikan dan Gelar Akademik Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik
Program Sarjana Terapan dengan gelar lulusan Sarjana Terapan Teknik (S.Tr.T.)
Visi Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik
Sebagai program studi vokasi unggul dalam pendidikan tinggi bidang perancangan mesin di Indonesia yang mendukung visi Polman Bandung menjadi institusi pendidikan terdepan dan penerapan teknologi manufaktur di Indonesia dan diakui secara Internasional.
Misi Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik
Menyelenggarakan pendidikan teknologi rekayasa perancangan mesin berbasis Outcome-Based Education yang adaptif terhadap kebutuhan industri, terintegrasi dengan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, melalui penguatan kompetensi serta budaya akademik sumber daya manusia dan tata kelola program studi yang efektif untuk menghasilkan lulusan tersertifikasi dan berdaya saing global.
Struktur Kurikulum Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik
Prodi RPM ditempuh dalam waktu empat tahun atau delapan semester yang dilaksanakan melalui beberapa jenis kegiatan belajar yaitu belajar di Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung), perguruan tinggi mitra dengan program studi yang sama dan berbeda, dan di luar lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa belajar berbagai ilmu pengetahuan dasar dan keahlian di Polman Bandung dengan menfaatkan fasilitas pendidikan bersama yang tersedia di kampus Polman Bandung.
Selanjutnya kegiatan belajar di perguruan tinggi mitra dengan prodi yang sama dan berbeda dan di luar lingkungan perguruan tinggi yang direalisasikan melalui kegiatan pembelajaran yang merujuk pada konsep Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM), seperti: (a) magang/ praktik kerja; (b) membangun desa/ KKN tematik; (c) kegiatan wirausaha; (d) pertukaran pelajar.
Dokumen Kurikulum dapat dilihat pada tautan berikut: Link
Keunggulan Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik
Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik beserta program studi lain di Teknik Perancangan Manufaktur memiliki sumber daya pengajar dari kalangan ahli yang selain mumpuni secara akademik, juga berpengalaman dalam menangani proyek atau permasalahan di dunia industri. Selain itu, kultur akademik di Jurusan Teknik Perancangan Manufaktur terbukti menghasilkan lulusan-lulusan yang dapat bekerja dengan baik di dunia industri.
Secara Kurikulum, Prodi RPM membekali mahasiswa untuk menempati beberapa bidang pekerjaan spesifik pada profesi, seperti: (a) insinyur/ perekayasa perancangan mekanik (Mechanical Design Engineer); (b) insinyur/ perakayasa proyek (Project Engineer); (c) Wirausahawan berbasis teknologi (Technopreneur).
Sebagai gambaran, Prodi ini meKompetensi lulusan Prodi RPM adalah:
- Memiliki sikap profesional dalam pekerjaannya dengan penuh tanggung jawab dilandasi etika dan moral;
- Menguasai konsep teoritis umum dan keterampilan tertentu pada bidang Teknik Perancangan Manufaktur dan konsep khusus dalam bidang Rancang Bangun Mesin/Mekanik dan Peralatan Mekanik;
- Mampu menghasilkan rancangan konstruksi mesin dan/atau peralatan mekanik secara detail pada Mesin Perkakas, Mesin Otomatis, Mesin Khusus, dan Peralatan Penanganan Material dengan metodologi perancangan tertentu, yang terintegrasi dengan teknologi terkini.
- Memiliki kemampuan profesional dalam penguasaan Teknologi Manufaktur.
- Mampu berpikir kreatif, serta keinginan untuk terus belajar;
- Mampu memimpin sebuah proyek, menjadi konsultan teknik atau memiliki kemampuan kewirausahaan berbasis IPTEK
- Memiliki kemampuan mengkomunikasikan ide/gagasan teknik.

