
Sambutan Direktur Polman Bandung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sejahtera bagi kita semua.
Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung) sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi memiliki peran strategis dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan tenaga kerja terampil di bidang manufaktur. Di sisi lain, perkembangan teknologi dan industri manufaktur yang berlangsung sangat pesat turut memengaruhi tuntutan kompetensi dan karakteristik pekerjaan yang akan dihadapi oleh para lulusan, khususnya pada tahun-tahun mendatang.
Beberapa kondisi aktual yang perlu menjadi perhatian bersama antara lain sejak dicetuskannya konsep Revolusi Industri 4.0 pada tahun 2011 di Jerman dan selanjutnya diangkat sebagai tema dalam pertemuan World Economic Forum (WEF) tahun 2016 di Davos, Swiss. Revolusi Industri 4.0 memungkinkan berbagai proses dijalankan secara otonom melalui pemanfaatan sistem cerdas berbasis teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communication Technology). Analisis informasi yang dihasilkan oleh mesin atau sistem digital dapat diterapkan secara luas dalam pengelolaan dan optimalisasi proses produksi.
Sejumlah negara industri, seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, serta negara berkembang seperti India dan Vietnam, telah melakukan perencanaan dan persiapan strategis untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0. Sejalan dengan perkembangan tersebut, para pengamat dan pakar di bidang ketenagakerjaan juga mengingatkan adanya disrupsi signifikan dalam dunia pendidikan. Pada masa mendatang, beberapa jenis pekerjaan yang ada saat ini berpotensi tergantikan oleh jenis pekerjaan baru yang bahkan belum dapat diprediksi. Berbagai tema teknologi yang kini semakin dikenal, seperti 3D scanning to printing, virtual and augmented reality, artificial intelligence, serta teknologi lainnya, akan turut mewarnai dinamika kehidupan dan dunia kerja di masa depan.
Menyongsong era tersebut serta merespons pesatnya perubahan teknologi, dinamika individu, tuntutan dunia usaha, dan kebijakan publik, Polman Bandung perlu mengambil langkah-langkah pengembangan strategis dengan memprioritaskan penguatan dan pengembangan program studi yang ada, dengan penekanan pada:
-
Integrasi teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communication Technology/ICT) dalam pengembangan teknologi dan inovasi produk, termasuk penerapan teknologi untuk pemantauan kondisi mesin produksi serta sistem pemeliharaan jarak jauh.
-
Penguatan kajian teknologi material berkekuatan tinggi (high-tensile materials), khususnya untuk peralatan (tools) dan mesin produksi, guna meminimalkan dimensi, menyederhanakan struktur, serta mengoptimalkan proses manufaktur.
Untuk memenuhi target tersebut, sejumlah program penguatan yang telah dijalankan akan terus ditingkatkan, antara lain:
-
Penguatan program studi melalui peningkatan kapasitas dan kualitas sarana prasarana serta pemanfaatan teknologi manufaktur, termasuk pengembangan manufaktur skala mikro hingga nano.
-
Peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa melalui kerja sama dan kemitraan dengan lembaga pendidikan serta lembaga profesi, baik di dalam maupun luar negeri, dalam bentuk pendidikan lanjut dan program magang.
-
Penguatan kemitraan dengan pemangku kepentingan dan industri dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
Pada tahun 2018, rencana Polman Bandung untuk berubah bentuk dari institusi satuan kerja menjadi bentuk Badan Layanan Umum semoga cepat terwujud. Perubahan tersebut, meskipun telah disiapkan sejak beberapa tahun lalu, masih memerlukan finalisasi terkait dengan kesiapan Polman Bandung untuk menyesuaikan dengan perubahan kebijakan nasional maupun peraturan peraturan lainnya.
Semoga Allah SWT meridai upaya kita bersama. Billahi Fii Sabilil Haq.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Darma Firmansyah Undayat
Direktur Polman Bandung
